Langsung ke konten utama

Part I : Origami pertama

Suara dentuman bass dan lagu sudah diputar, pelatih sudah memberi aba-aba. ya, itu hari jumat ke-2 dalam bulan (lupa) hari dimana semua mahasiswa/i mengikuti senam pagi. instruktur senam di kampus kami memang selalu bersemangat meskipun sudah berumur dan memiliki cucu kabarnya.
"eh, ayo cepetan udah mulai senamnya" kia sambil berlari kearah lapangan
"tunggu bentar" timbal alea dari arah parkiran
kia dan alea adalah sahabat yang selalu kemana-mana berdua dimana ada kia disitu ada alea, mereka selalu menyebut diri mereka bagai "tulang dan kentut". Memang terdengar aneh, tapi itulah mereka.
ya, tidak ada yang aneh dipagi itu sampai-sampai....
"kak kia!kak, sini kak" teriak ordia dari balik kerumunan mahasiswa
"hey ord, kenapa?" kia terheran
"aku mau ngasih sesuatu sama kakak" dengan senyum penuh tanya
"eh, tapi aku ga ulang tahun loh hehe, mau kasih apa? tanya kia penasaran
"mmmm tapi ini rahasia ya kak, aku ngambil ini diem2. pemiliknya gatau"
ordia menyodorkan surat cinta berwarna merah jambu lengkap dengan nama dan foto pengirimnya
"loh ini kan, suratnya gama. kok kamu kasih ke aku?" alis kia mengerut dan semakin terheran dibuat ordia
"iya kak, ini aku ambil dari gama diem2. abis aku geregetan sama dia, dia ga berani ngasih ini buat kaka" tegas ordia
"iya, tapi kan ini surat sewaktu orientasi kemarin, sekarang udah ga berlaku ord."
"eh ini bukan surat main2 seperti mahasiswa baru yg lainnya loh kak, ini bener2 dari hati" ordia makin mempertegas ucapannya
"ah kamu serius? masa sih?"
"ssstttt, pokoknya kaka baca aja deh isinya. tapi jgn bilang gama kalo aku ngasih surat ini sm kaka ya"
"eh, kenapa?" tanya kia keheranan
"duh kak, nanti aku kena marah gama. nanti dia malah malu sm kaka"
"oh gitu, oke deh nanti aku baca. makasih ordia"
"sama-sama kak"
kia dan ordia pun berlintas arah dan saling sibuk masing-masing.
"eh ki, dapet apaan dari ordia?" tanya alea menghampiri
"ini nih surat cinta dari gama waktu orientasi"
"loh ko baru ngasih skrg?" alea keheranan
"ya gatau deh al" kia memasukkan surat itu dlam tas kan mereka menuju ruang kelas untuk mengikuti perkuliahan seperti biasa..

*dirumah*

Kia sibuk mencari surat dari gama yang ternyata terselip di balik binder kuliahnya. kia membacanya dengan penuh keseriusan bahkan sampai
mengerutkan dahinya, sesekali kia tersenyum simpul membacanya. Kia tidak menyangka bahwa gama seorang mahasiswa baru yang tampak dingin,
pendiam, penuh tanda tanya, dan sering menutup diri ternyata mengagumi dirinya sejak awal pertemuan mereka.

<Ass.
 Izin K', pertama saya meminta maaf karena telah lancang menuliskan kata-kata yang tidak tersusun indah ini,
 Namun kewajiban ini saya lakukan dengan tidak berat hati.
 Ini bermula saat pertama saya mengikuti tryout di kampus ini. Saya melihat kk dan tahukan kk apa yang saya pikirkan?
 (Kapan ya, acara perkenalan diri?). tapi tidak ada. Lalu sebulan Kemudian, sampai tes poltek, saya berharap dapat bertemu kembali
 dengan kk.Tapi harapan itu tak kunjung datang. saya terus berdoa agar bisa masuk di kampus ini dan tentunya saja bonusnya,
 saya dapat sering bertemu dengan kk. lalu berkat doa orang tua, teman, tetangga dan semua orang yang satu-satu tidak bisa saya sebutkan
 saya akhirnya lulus ujian tertulis. Lalu saya mengikuti berbagai tes selanjutnya tapi setiap hal yang berhubungan dengan kata-kata
 "Harus dateng ke kampus" saya berharap dapat bertemu dengan kk kembali. Dan kini, saya tuliskan sebuah puisi yang tersirat tapi mohon maaf bila kurang bagus karena saya bukan seorang puitis.
<puisi dirahasiakan>

Jujur yang saya lakukan ini adalah hal yang pertama kali saya lakukan. Saya belum pernah menuliskan surat cinta, saya belum perpengalaman dengan hal ini. Saya buat semaksimal mungkin tuk menulis seindah-indahnya dan sebagus-bagusnya. tapi, 1000 kata pun kan lebih tuk menuliskan atau menggambarkan kk.>

Ternyata tidak hanya surat cinta yang gama tuliskan untuk kia, ada 1 Origami yang bentuknya sederhana, tetapi juga tampak rumit. Mungkin ini menggambarkan kepribadian sang penulis sederhana namun rumit.
Di permukaan origami ini tertulis huruf disetiap sisinya yang membuat kia semakin bingung olehnya. Diputar-putar setiap sisi, dilihatnya dalam-dalam, dan Kia bahkan hampir menyerah akibat kebingungannya. Tetapi dia menemukan celah di salah satu sudut origami ini, nampak seperti lubang, dilihat lagi dalam-dalam dan Kia memiliki ide untuk mencoba meniupnya mungkin tampak konyol namun voila! Origami segienam yang yang membingungkan itu berubah menjadi Kubus dengan bertuliskan nama "K.I.A.R.A".
Kia terheran-heran dengan aksinya sendiri dan senyum manis pun tersimpul dari bibirnya. Kebahagiaan tampak jelas di raut muka putih pucat Kia.

Komentar

  1. that's too sweet to be a story, i hope i'll watch that be a movie :3

    BalasHapus
  2. no! it's never ever to be a movie..
    I can't do this project by my self, the partner who knows all of detail this story is gone..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coklat Ter ‘Nama’

Koridor ruang laboratorium mahasiswa. Koridor yang dipenuhi loker praktik mahasiswa, dari mahasiswa semester pertama sampai mahasiswa semester akhir. Hari itu Kia datang lebih awal karena dia harus mempersiapkan bahan untuk praktik dan semua bahan yang diperlukan untuk praktik tersimpan rapih dalam lokernya, Loker J1 . Pagi itu koridor kampus masih sepi, karena jam praktikum baru akan dimulai 1 jam kemudian. Suasana koridorpun masih hening, sampai ketika.... [Ddrrrtt... ddrrtt...] Getar tanda masuk pesan text dari Handphone Kia. [“ Ada sesuatu di lokermu “] Gama [“ ada apa? Lokerku terkunci”]  Kia yang kebingungan & penasaran ada apa dalam lokernya, karena semua mahasiswa punya loker masing-masing dan kunci masinh-masing. Kia berburuk sangka, Gama berniat iseng membuka loker dan niat mengerjai nya. [“ Gimana caranya lokerku bisa kebuka?  Kamu niat iseng ya?   Ngaku aja deh “] Balas Kia kesal. [“ Maaf maaf, bukan ga sopan. Aku cuma kasih tau...

Mereka Adalah Alasan Untuk Apa Aku Hidup

Papa, lelaki paling hebat yang pernah kutemui. Suaramu, diammu, gerakanmu, sikapmu, segala bentuk perubahan aliran masa tak menyurutkanmu untuk memimpin keluarga ini. - Anakmu Ibu, wanita terhormat dalam keluarga. Tidak sedetikpun perubahanku luput dari pandanganmu, tak sejengkalpun jarak memisahkan koneksi batinmu denganku, tak ada sekecil apapun itu masalahku yang tidak engkau ketahui, tidak ada rasa sakit yang tidak kau rasakan ketika aku jatuh sakit ataupun terluka, dan tidak pernah matamu terpejam saat ku gelisah. - Anakmu Namira, satu-satunya saudara perempuan yang aku miliki. Ketahuilah meski jarak terasa jauh meskipun berdekatan, meski tidak ada celotehan dalam ruang, tidak banyak senyum yang kuperlihatkan, percayalah aku memperhatikanmu. - Kakakmu Eyang Uti, satu-satunya nenek yang aku miliki. Aku telah mewarisi beberapa sifatmu, aku baru menyadarinya. Engkau wanita pemberani yang pernah ada, wanita terkuat, wanita tegar, tidak ada nenek lain yang bisa mengalahkan cita r...

Inilah aku

Ketika teringat akan suatu masa dimana saat pandangan pertama itu hadir , tatapan penuh arti itu datang , senyuman manis itu mengembang seiring hati yang seakan penuh dengan rasa bahagia.. "JATUH CINTA" Yaa   , itulah gambaran dariku untuk sepenggal kata yang setiap makhluk Tuhan pernah mengalaminya.. Aku adalah gadis remaja yang emosional , aku yang selalu ingin mendapatkan sejuta keceriaan , aku yang merasa seakan dunia dan Tuhan amat bersahabat denganku , dan a ku merasa menjadi seorang gadis remaja yang paling beruntung di dunia , Mengapa ? karena aku telah mendapatkan karunia tuhan yang begitu indah .. yaitu...  “DIA” Seolah-olah Tuhan tahu apa yang aku mau , Tuhan tahu apa yang aku pinta , Tuhan mendengar semua doa-doaku , dan Tuhan pun menjawab semua pertanyaan-pertanyaanku .. Datangnya sosok "DIA" menjadikanku bukanlah diriku yang dahulu , gadis kecil yang selalu merunduk terdiam malu , menutupi wajah dengan jari jemari , menyembunyikan genang air mata da...