Koridor ruang laboratorium mahasiswa.
Koridor yang dipenuhi loker praktik mahasiswa, dari mahasiswa semester pertama sampai mahasiswa semester akhir.
Hari itu Kia datang lebih awal karena dia harus mempersiapkan bahan untuk praktik dan semua bahan yang diperlukan untuk praktik tersimpan rapih dalam lokernya, Loker J1 .
Pagi itu koridor kampus masih sepi, karena jam praktikum baru akan dimulai 1 jam kemudian. Suasana koridorpun masih hening, sampai ketika....
Koridor yang dipenuhi loker praktik mahasiswa, dari mahasiswa semester pertama sampai mahasiswa semester akhir.
Hari itu Kia datang lebih awal karena dia harus mempersiapkan bahan untuk praktik dan semua bahan yang diperlukan untuk praktik tersimpan rapih dalam lokernya, Loker J1 .
Pagi itu koridor kampus masih sepi, karena jam praktikum baru akan dimulai 1 jam kemudian. Suasana koridorpun masih hening, sampai ketika....
[Ddrrrtt... ddrrtt...]
Getar tanda masuk pesan text dari Handphone Kia.
[“ Ada sesuatu di lokermu “] Gama
[“ ada apa? Lokerku terkunci”]
Kia yang kebingungan & penasaran ada apa dalam lokernya, karena semua mahasiswa punya loker masing-masing dan kunci masinh-masing. Kia berburuk sangka, Gama berniat iseng membuka loker dan niat mengerjai nya.
Kia yang kebingungan & penasaran ada apa dalam lokernya, karena semua mahasiswa punya loker masing-masing dan kunci masinh-masing. Kia berburuk sangka, Gama berniat iseng membuka loker dan niat mengerjai nya.
[“ Gimana caranya lokerku bisa kebuka? Kamu niat iseng ya? Ngaku aja deh “] Balas Kia kesal.
[“ Maaf maaf, bukan ga sopan. Aku cuma kasih tau, ada sesuatu di lokermu “] Jawab Gama santai
Tak berlama-lama Kia langsung mencoba membuka lokernya dan dia mendapati lokernya masih dalam keadaan terkunci rapi.
Ya, Terkunci!
Ya, Terkunci!
Kia tak habis pikir, kalo Gama niat iseng pasti dia jebol lokernya, tapi ini kondisi loker Kia masih terkunci rapi.
Diambilnya kunci loker dalam tas dan dia buka loker itu.
Dan!
Satu bungkus coklat, ada di tumpukan paling atas dari peralatan praktik Kia.
Perasaan Kia yang kesal, bingung, marah berubah 180 derajat menjadi senang bukan main. Kia merasa malu, karena dia sudah berburuk sangka pada Gama. Ternyata Gama memberinya kejutan sekali lagi pada Kia setelah kubus Origami.
Di ambil lah coklat itu dan diperhatikannya baik-naikternyata, Hey! Ada yang beda dari coklat itu, bungkusnya tidak mulus lagi, ada yang berubah.
Tulisan ‘Silverqueen’ pada coklat itu, diganti dengan nama ‘Shevaqueen’.
Oh, Astaga Gama! Dia membuat kejutan (lagi dan lagi), yang spontan membuat Kia senyum-senyum sendiri.
[“Terimakasih coklatnya, aku suka. Ini coklat merk apa ya? Kok namanya aneh? Hehehe”] Balas pesan text Kia untuk Gama
[" Selamat menikmati, Shevaqueen "] Balas Gama
[" Hei, kamu belum menjawab gimana caranya kamu bisa buka lokerku? itu kan terkunci! "]
[" Mau tau? "]
[" Iyalah, aku penasaran. "]
[" :) "]
[" Hei! Jawablah.."]
[" Janji tidak marah?"]
[" Iya, Janji."] Kia yang sudah terlanjur penasaran bukan kepalang memaksa Gama memberi tahu, gimana cara Gama bisa membuka lokernya.
[" Aku coba semua kunci temanku yang terlihat mirip dengan lokermu, ternyata ada 1 yang cocok. Nasib baik ku :) "]
Komentar
Posting Komentar